APBD 2027 Mulai Dibahas, Ketua DPRD Pamekasan Sebut DAK Berpotensi Naik

5 hari yang lalu 11

Ketua DPRD Pamekasan, Ali Masykur saat memimpin rapat paripurna penyampaian bupati mengenai nota finansial Raperda APBD 2027, Rabu (7/10/2026).

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Penyampaian nota finansial Raperda APBD Kabupaten Pamekasan tahun 2027 membawa berita baik untuk kondisi finansial daerah. Pasalnya, biaya transfer pusat ke wilayah (DAK) diperkirakan naik.

Hal itu disampaikan Ketua DPRD Pamekasan, Ali Masykur setelah rapat paripurna penyampaian nota finansial Raperda APBD 2027 oleh Bupati Pamekasan, Rabu (7/10/2026).

Politisi dari partai berlambang ka’bah itu mengaku menerima info bahwa biaya transfer untuk Pamekasan berpotensi mengalami kenaikan sekitar Rp3 miliar hingga Rp5 miliar dibandingkan tahun ini.

“Insyaallah, biaya transfer bakal bertambah dibanding tahun ini. Informasi nan kami terima bertambah sekitar Rp3 miliar hingga Rp5 miliar. Bagi wilayah itu sangat besar,” katanya.

Menurutnya, tambahan tersebut dapat memberikan ruang fiskal nan lebih baik bagi Pemkab Pamekasan dalam menjalankan program pembangunan. Namun dari sisi anggaran, penggunaan tetap menjadi bagian dari pembahasan DPRD berbareng pemerintah daerah.

“Semuanya bakal kami telaah di pembahasan APBD 2027, sembari lampau menunggu penetapan APBD 2026 di akhir tahun nanti,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman mengatakan bahwa APBD 2027 disusun untuk mendukung arah pembangunan nan tertuang dalam RKPD 2027. Menurutnya, Penyusunan anggaran diarahkan pada optimasi sumber daya alam, sumber daya manusia dan modal sosial.

“Kami berharap, pembahasan Raperda APBD tahun 2027 dapat dilakukan secara konstruktif, efektif dan efisien demi mewujudkan masyarakat Pamekasan nan lebih baik,” tandasnya. (ibl/nda).

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0