KABAR MADURA | Madura United Football Academy (MUFA) berupaya bangkit setelah menelan kekalahan atas Bali United pada pekan pertama Elite Pro Academy (EPA) One 2026/2027.
Hasil tersebut menjadi bahan pertimbangan bagi Laskar Sape Kerrab Ngodeh menjelang laga tandang kontra PSM Makassar pada pekan kedua, Sabtu (10/10/2026). Sejumlah pembenahan dilakukan, mulai dari komunikasi antarpemain, organisasi pertahanan, hingga ketajaman lini serang.
Direktur Teknik MUFA, Akhsanul Viddin, mengatakan, pertimbangan dilakukan berasas hasil pertandingan sebelumnya. Pembenahan tersebut diharapkan bisa meningkatkan performa tim di setiap golongan umur, baik U-16, U-18, maupun U-20.
Pada pekan pertama, MUFA menjamu Bali United selama dua hari di Madura United Training Ground (MUTG). Dari tiga pertandingan pada hari pertama, hanya golongan U-16 nan sukses meraih kemenangan dengan skor 1-0. Sementara itu, tim U-18 dan U-20 sama-sama kudu mengakui kelebihan Bali United setelah kalah dengan skor identik 0-3.
Di hari kedua, MUFA belum bisa memperbaiki hasil pertandingan. Tim U-16 nan sebelumnya meraih kemenangan justru takluk 0-3. Nasib serupa dialami U-18 nan kalah 1-2 dan U-20 nan menyerah 0-4.
Catatan itu membikin tim pembimbing memberikan perhatian unik terhadap sejumlah kelemahan nan terlihat selama pertandingan, terutama komunikasi antarpemain dan efektivitas serangan.
Selain mempertajam penyelesaian akhir, MUFA juga berupaya memperkuat organisasi pertahanan agar tidak mudah ditembus lawan.
“Evaluasi nan sudah kita lakukan adalah memperkokoh pertahanan serta mempertajam attacking saat menyerang,” ujarnya, Jumat (9/10/2026).
Tidak hanya membenahi pola permainan, MUFA juga membuka kemungkinan melakukan perubahan strategi dan rotasi pemain saat menghadapi PSM Makassar.
Langkah tersebut bakal disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing golongan umur serta hasil pertimbangan dari pertandingan sebelumnya.
Viddin berharap, beragam pembenahan nan telah dilakukan dapat memberikan akibat positif terhadap penampilan tim. Terlebih, MUFA kudu menghadapi tantangan bermain di kandang musuh setelah kandas meraih hasil maksimal pada pekan pertama.
Meski demikian, pihaknya tetap optimistis bahwa ketiga golongan umur mempunyai kesempatan untuk membawa pulang poin dari Makassar.
“Tentu saja kami berupaya menargetkan untuk mendapatkan poin di laga tandang di Makassar, serta kami memandang kesempatan itu ada di setiap golongan umurnya” ungkapnya. (nur/zul)

4 hari yang lalu
12








English (US) ·
Indonesian (ID) ·