Cristiano Ronaldo Tolak Pensiun dari Portugal

1 minggu yang lalu 12

OKompasmadura.com — Penyerang Timnas Portugal Cristiano Ronaldo menegaskan sikapnya untuk terus memihak skuad nasional meski baru saja tersandung masalah indisipliner. Keputusan ini diambil usai dirinya meninggalkan pusal training tim nasional secara sepihak.

Aksi angkat koper dari kamp UEFA Nations League tersebut dipicu kekecewaan sang kapten terhadap sang pembimbing kepala Jorge Jesus. Perselisihan bermulai saat Ronaldo hanya menjadi pemain persediaan nan tidak dimainkan sewaktu melawan Norwegia, lampau mendapat berita tak bakal diturunkan sebagai starter saat menghadapi Denmark.

Meskipun demikian, pemain Al-Nassr tersebut menyadari tindakan meninggalkan rekan-rekan setimnya merupakan sebuah kesalahan. Dilansir dari Bola, megabintang berumur 41 tahun itu merilis pernyataan resmi sepanjang 2.000 kata dan menyatakan kesiapannya untuk menanggung segala hukuman dari federasi.

“Federasi Sepak Bola Portugal kudu menilai akibat dari tindakan saya dan menghukum saya karenanya. Saya percaya balasan itu tidak boleh dikurangi,” kata Ronaldo.

“Saya sudah meminta maaf, tetapi saya tahu bahwa perbuatan pasti ada konsekuensinya,” ujar Ronaldo.

Sebelumnya rumor nan beredar menyebut bahwa pemilik lima trofi Ballon d’Or itu menolak untuk berlatih. Namun Jorge Jesus telah menepis berita keretakan hubungan tersebut dan memastikan pintu tim nasional tetap terbuka lebar bagi sang kapten.

“Setelah masa skorsing saya berakhir, saya bakal siap, seperti biasanya, untuk berkompetisi dan menang berbareng tim nasional kita,” tutur Ronaldo.

Akar persoalan ini berasal dari kesepakatan awal untuk mengistirahatkan Ronaldo demi menjaga kebugaran fisiknya. Namun, rencana tersebut diubah secara mendadak oleh pembimbing saat hari pertandingan melawan Norwegia.

“Semua orang tahu sisanya. Saya melakukan pemanasan sejak babak pertama, memperhatikan menit-menit berlalu dan tidak dipanggil untuk bermain,” kata Ronaldo.

“Manajer itu telah mengingkari janjinya kepada saya,” tutur Ronaldo.

Pertemuan lanjutan antara kedua pihak sempat menghasilkan arsip kesepakatan delapan poin. Meski begitu, Ronaldo menilai pernyataan publik sang pembimbing tidak sesuai dengan komitmen pribadi nan telah dibicarakan sebelumnya.

“Ini adalah kali kedua dia mengingkari janjinya kepadaku,” kata Ronaldo.

“Saya memutuskan untuk meninggalkan kamp training tanpa menunggu janji-janji ingkar lebih lanjut,” ujar Ronaldo.

Pemain nan mengantongi rekor 146 gol dari 234 penampilan berbareng Portugal itu menegaskan rasa penyesalannya. Ia secara terbuka meminta maaf kepada publik serta rekan-rekan di tim nasional atas tindakan emosionalnya tersebut.

“Saya berhutang permintaan maaf kepada rekan-rekan setim tim nasional saya lantaran telah meninggalkan kamp,” kata Ronaldo.

“Saya sekali lagi meminta maaf kepada rakyat Portugal, tetapi sebuah kata nan terucap, bagi saya, mempunyai akibat nan sangat besar,” tutur Ronaldo. (Nindy)

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0