Harga Referensi CPO Oktober 2026 Resmi Naik Jadi US$ 1.042,15 per MT, Ini Rinciannya!

3 hari yang lalu 10
 Naik ke Rp15.660/Kg, Intip Dampaknya ke Harga Sawit Petani! UPDATE Harga CPO 22 Juli 2026: Naik ke Rp15.660/Kg, Intip Dampaknya ke Harga Sawit Petani!

PortalMadura.com– Kementerian Perdagangan menetapkan Harga Referensi (HR) komoditas minyak kelapa sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) sebesar US$ 1.042,15 per metrik ton (MT) nan bertindak sepanjang Oktober 2026. Angka tersebut mencatat kenaikan sebesar 3,44 persen alias naik US$ 34,64 dibandingkan periode bulan sebelumnya.

Kenaikan Harga Referensi CPO ini turut dipengaruhi oleh dinamika nilai di bursa internasional serta penyesuaian pasar global. Berdasarkan info PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN), nilai tender CPO sempat berada di level Rp14.850 per kilogram, sejalan dengan penguatan nilai perjanjian sawit di Bursa Malaysia.

Seiring dengan penetapan Harga Referensi tersebut, pemerintah juga menetapkan Bea Keluar (BK) CPO sebesar US$ 178 per MT untuk periode Oktober 2026. Selain itu, tarif Pungutan Ekspor (PE) CPO dipatok sebesar 12,5 persen dari Harga Referensi, nan jika dikalkulasikan setara dengan US$ 130,269 per MT.

Kebijakan penetapan nilai referensi dan tarif pungutan ini menjadi referensi krusial bagi para pelaku industri kelapa sawit dalam menjalankan aktivitas ekspor maupun transaksi perdagangan domestik. Pemerintah berambisi izin ini dapat menjaga stabilitas industri sawit nasional di tengah perubahan pasar global.

Informasi perkembangan nilai CPO ini disarikan dari laporan portalmadura.com berasas info resmi Kementerian Perdagangan dan pasar komoditas Oktober 2026.

Navigasi pos

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0