KABAR MADURA | Pencurian telepon seluler alias handphone terjadi di Pesantren Miftahul Ulum Al Bajra, Jalan Alas Kemarong, Desa Jenteh, Kecamatan Kwanyar, Bangkalan, Jumat malam (9/10/2026).
HP milik seorang ustaz nan merupakan pembimbing tugas dari Pesantren Al-Amin, Prenduan, Sumenep, dilaporkan lenyap saat para santri dan ustaz melaksanakan salat Magrib.
Aksi pencurian tersebut terekam kamera CCTV. Dalam rekaman itu, seorang laki-laki paruh baya nan mengenakan sarung, kemeja bergaya Levis, dan peci terlihat menyelinap masuk ke ruangan ustaz.
Pengasuh Pesantren Miftahul Ulum Al Bajra, Nur Fauzi, mengatakan, pelaku diduga memanfaatkan kondisi lingkungan pesantren nan sedang sunyi lantaran para penunggu tengah menjalankan ibadah. Saat kejadian, pagar pesantren dalam keadaan tidak tertutup sehingga seseorang leluasa masuk ke area pondok.
“Ketika para santri dan ustaz melaksanakan salat Magrib, kebetulan pagar tidak ditutup. Ada seseorang masuk dan mengambil HP milik salah seorang ustaz, pembimbing tugas dari Pondok Pesantren Al-Amin Prenduan,” ujarnya saat dihubungi melalui telepon, Minggu (11/10/2026).
Fauzi mengaku, kejadian itu menambah kekhawatiran penduduk terhadap keberadaan orang-orang mencurigakan di lingkungan sekitar. Menurut dia, dugaan pencurian bukan kali pertama terjadi di area tersebut. Sebelumnya, penduduk juga pernah menghadapi dugaan pencurian sepeda motor.
Sebab itu, dia menilai kewaspadaan penduduk perlu ditingkatkan untuk mencegah kejadian serupa terulang. Fauzi juga meminta orang nan mengambil handphone tersebut menunjukkan iktikad baik dengan mengembalikan peralatan nan hilang.
“Saya tunggu iktikad baiknya. Kalau HP ini dikembalikan, insya Allah kami cari jalan nan terbaik,” tuturnya.
Fauzi menegaskan, dirinya tidak bakal berakhir mencari handphone tersebut andaikan tidak dikembalikan. Dia juga mengingatkan bahwa jika terduga pelaku ditemukan melalui pencarian warga, persoalan itu berpotensi bersambung ke ranah hukum.
“Kalau tidak dikembalikan, saya tidak bakal menyerah. Akan saya cari sampai ketemu. Nanti urusannya bisa dengan pemerintah dan kepolisian,” tegasnya.
Hingga buletin ini ditulis, identitas terduga pelaku pencurian tersebut belum diketahui secara pasti. (fik/zul)

2 hari yang lalu
7








English (US) ·
Indonesian (ID) ·