Kakek Cabuli Cucu Hingga Hamil di Bangkalan, Aktivis UTM: Mirip Binatang!

3 hari yang lalu 8

BANGKALAN, koranmadura.com – Kasus kejahatan cabul di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, nan melibatkan seorang kakek tega mencabuli cucu kandungnya sendiri hingga mengandung dan melahirkan, memicu gelombang kemarahan publik. Aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas Trunojoyo Madura (UTM) mengecam keras tindakan bejat tersebut dan menilai perbuatan pelaku tak ubahnya perilaku binatang.

Ketua Korps PMII Putri (Kopri) PMII UTM, Ima Rahayu menegaskan bahwa kasus ini merupakan kejahatan kemanusiaan serius nan mencoreng kewenangan asasi anak dan mencederai nilai keadilan sosial.

“Jika dugaan tersebut terbukti, tindakan ini merupakan corak pengkhianatan terhadap kepercayaan dan tanggung jawab family nan semestinya menjadi tempat paling kondusif bagi seorang anak,” kata Ketua Kopri PMII UTM, Ima Rahayu, Sabtu, 10 Oktober 2026 hari ini.

Ima mendesak abdi negara penegak norma (APH) untuk menyeret pelaku ke meja hijau dan menjatuhkan balasan maksimal tanpa pandang bulu. Selain itu, pemerintah wilayah dan dinas mengenai dituntut datang memberikan agunan pemulihan fisik, pendampingan psikologis, hingga agunan perlindungan sosial bagi korban dan bayinya.

Kopri UTM juga mewanti-wanti publik agar tidak melakukan victim blaming alias menyebarkan identitas pribadi korban anak di media sosial demi menjaga privasi dan masa depannya.

“Kami juga membujuk masyarakat untuk meningkatkan kepedulian dan keberanian melaporkan kekerasan seksual, sekaligus membangun lingkungan nan kondusif bagi wanita dan anak,” terang Ima.

Aktivis mahasiswa tersebut menekankan bahwa pengawasan lingkungan family dan edukasi seksual anak kudu diperketat agar rumah kembali menjadi tempat nan aman.

“Anak bukan objek kekerasan. Perempuan bukan pihak nan layak disalahkan. Rumah semestinya menjadi ruang aman, dan keadilan kudu berpihak pada perlindungan korban,” pungkasnya. (Mahmud/Fine)

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0