KM/IST | LONJAKAN DRASTIS: Kasus kebakaran di Pamekasan meningkat dari 125 kejadian hingga Agustus menjadi 217 kejadian pada akhir September 2026.KABAR MADURA | Peristiwa kebakaran di Pamekasan terus bertambah sepanjang musim kemarau, total kasus sejak Januari hingga akhir September 2026 telah mencapai 217 kejadian di Pamekasan.
Kepala Satpol PP dan Damkar Pamekasan, melalui Analisis Kebakaran Damkar Pamekasan, Syarif Jailani, mengatakan bahwa nomor tersebut mengalami lonjakan signifikan dibandingkan info hingga bulan Agustus 2026 nan tercatat sebanyak 125 kejadian.
“Hal tersebut menandakan adanya penambahan sebanyak 92 kasus kebakaran baru hanya dalam rentang bulan September 2026,” ungkapnya, Senin (12/10/2026).
Syarif mengatakan bahwa kejadian tersebut tetap mendominasi pada area lahan ilalang dan kebun bambu, nan disusul oleh kebakaran gedung rumah alias toko, dan tumpukan sampah, trafo listrik, hingga akomodasi penduduk lainnya.
“Sebagian besar pemicunya, yah diakibatkan oleh kelalaian masyarakat itu, seperti pembakaran sampah sembarangan dan pembersihan lahan nan ditinggalkan,” tambahnya.
Dengan persoalan tersebut, Syarif kembali mengingatkan kepada masyarakat agar segera menghubungi pemadam kebakaran saat memandang titik api, alias mendengar bahwa ada kebakaran nan bisa membahayakan sekitar.
Selain itu, dia juga menegaskan pentingnya tindakan sigap tanggap dari masyarakat tanpa kudu mendahulukan konten media sosial.
“Kalau sudah terjadi maka langsung laporkan dan langsung hubungi damkar, bukan malah merekam alias membikin viral dulu, kelak jadinya bakal terlambat dan api bakal semakin menyebar,” tutupnya. (fit/waw)

20 jam yang lalu
3









English (US) ·
Indonesian (ID) ·