Kemarau Panjang, Relawan Salurkan 25 Ribu Liter Air Bersih ke Warga Sampang

6 hari yang lalu 10

SAMPANG, koranmadura.com – Musim tandus berkepanjangan membikin sejumlah wilayah di Kabupaten Sampang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Kondisi tersebut mendorong relawan kebencanaan dan sosial kemanusiaan turun langsung mendistribusikan air bersih secara cuma-cuma kepada penduduk di wilayah nan masuk kategori kering kritis.

Anggota Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Sampang, Agus Hendra Purnomo, mengatakan pihaknya menyalurkan sekitar 25 ribu liter air bersih kepada penduduk di Desa Batuporo Timur dan Desa Batuporo Barat, Kecamatan Kedungdung.

Bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di tengah musim tandus nan berkepanjangan.

“Distribusi air bersih dilakukan sebagai corak kepedulian terhadap masyarakat nan mengalami kesulitan mendapatkan air bersih di musim tandus nan cukup panjang ini,” katanya, Rabu, 7 Oktober 2026.

Hendra, sapaan karibnya, mengatakan penyaluran air bersih dilakukan dalam dua tahap, ialah mulai 6 hingga 7 Oktober 2026. Total air nan disalurkan mencapai sekitar 25 ribu liter untuk penduduk di dua desa tersebut.

“Harapannya, pengedaran air bersih nan kami lakukan itu dapat menyasar hingga puluhan alias apalagi ratusan Kepala Keluarga (KK). Dan aktivitas kami ini dibantu oleh simpatisan serta Palang Merah Indonesia (PMI) Sampang dalam penyediaan armada tanki air,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua FPRB Kabupaten Sampang, Moh. Hasan Jailani, mengatakan kekeringan di Kecamatan Kedungdung telah berjalan sejak Juli 2026. Wilayah tersebut juga masuk kategori wilayah kering kritis sehingga memerlukan pasokan air bersih.

“Kekeringan di Kecamatan Kedungdung memang sudah terjadi sejak Juli 2026 lampau dan wilayah ini termasuk wilayah kering kritis,” katanya.

Oleh lantaran itu, dia mengimbau masyarakat agar lebih menghemat penggunaan air bersih selama musim kemarau.

“Dan kami meminta penduduk tetap bersabar lantaran pemerintah berbareng relawan kebencanaan terus berupaya memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan,” pungkasnya.

Sementara itu, Muhammad Solehuddin, penduduk Desa Batuporo Timur, menyampaikan terima kasih kepada FPRB Sampang nan telah menyalurkan air bersih kepada masyarakat setempat.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada FPRB dan pihak-pihak lainnya nan sudah membantu menyalurkan air bersih kepada warga. Bantuan ini sangat membantu masyarakat di tengah kondisi kemarau,” ungkapnya. (MUHLIS/DIK)

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0