Pecatur Tunarungu Asal Sampang Raih Dua Medali di Malaysia, Bersaing di Level Asia Pasifik

4 hari yang lalu 13

SAMPANG || KLIKMADURA – Atlet catur tunarungu asal Kabupaten Sampang, Jawa Timur, Muhlis, mengharumkan nama wilayah di kancah internasional. Ia sukses membawa pulang dua lencana dari arena Asia Pacific Deaf Multi-Sport Championship 2026 nan digelar di Penang, Malaysia, pada 3–10 Oktober 2026.

Muhlis meraih lencana perak pada nomor catur kilat dan lencana perunggu pada nomor catur standar. Prestasi tersebut menjadi bukti kemampuannya bersaing dengan atlet-atlet tunarungu dari beragam negara di area Asia Pasifik.

Pada nomor catur kilat, Muhlis mengumpulkan 10 poin dari 11 babak. Raihan itu menyamai perolehan poin Leong Ee Hern, pecatur tuan rumah Malaysia nan menempati posisi pertama.

Sementara pada nomor catur standar, Muhlis membukukan 3,5 poin dengan rating 2011. Ia menempati ranking ketiga, di bawah Samazhan Kettebekov dari Kazakhstan nan mengoleksi 4,5 poin dan Leong Ee Hern dengan empat poin.

Hasil tersebut menunjukkan ketatnya persaingan nan dihadapi Muhlis. Ia bisa menjaga performa di dua nomor pertandingan sekaligus dan menempatkan diri di antara para pecatur terbaik dalam kejuaraan tersebut.

Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Sampang, Hamiduddin, mengaku bangga atas pencapaian atlet tersebut. Informasi mengenai perolehan lencana Muhlis diterimanya melalui komunikasi dengan Pengurus Besar Percasi dan Ketua Percasi Jawa Timur.

“Sebagai pembimbing dan Percasi Sampang, kami sangat bangga dengan capaian Muhlis di tingkat Asia Pasifik,” ujar Hamiduddin, Jumat (9/10/2026).

Bagi Kabupaten Sampang, prestasi ini menjadi bukti bahwa atlet wilayah mempunyai kesempatan untuk menembus kejuaraan internasional. Capaian Muhlis sekaligus membawa pesan bahwa keterbatasan pendengaran bukan penghalang untuk mengasah strategi, ketelitian, dan keahlian berpikir dalam olahraga.

Selain Muhlis, Indonesia juga menempatkan Ainur Rofiq di ranking keempat nomor catur standar dan posisi kesembilan pada nomor catur kilat. Hasil itu membikin dua atlet Indonesia masuk jejeran empat besar nomor catur standar dalam kejuaraan Asia Pasifik tersebut.

Dua lencana nan dibawa Muhlis dari Malaysia menjadi catatan membanggakan bagi olahraga Sampang. Dari papan catur di Penang, dia menunjukkan bahwa atlet wilayah bisa bersaing di panggung internasional dan mengibarkan nama Indonesia di antara para peserta dari beragam negara. (ali/nda)

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0