Pembangunan Kampung Nelayan di Sampang Tersendat, Dua Lokasi Belum Dimulai

5 hari yang lalu 17

KABAR MADURA | Pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, tengah menggalakkan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Sampang. Program tersebut menyasar empat desa.

Informasi nan dihimpun Kabar Madura dari Dinas Perikanan (Diskan) Sampang, empat letak pembangunan KNMP itu berada di Desa Dharma Camplong, Kecamatan Camplong; Desa Bira Tengah, Kecamatan Sokobanah; Desa Jatra Timur, Kecamatan Banyuates; dan Desa Pulau Mandangin, Kecamatan Sampang.

Namun, hingga Kamis (8/10/2026), pembangunan baru melangkah di dua lokasi. Sementara dua letak lainnya, ialah Desa Jatra Timur dan Desa Pulau Mandangin, belum menunjukkan progres pembangunan.

Plt Kepala Diskan Sampang, Fajar Sidiq, mengatakan, pembangunan KNMP di Desa Dharma Camplong telah mencapai lebih dari 60 persen. Sedangkan di Desa Bira Tengah, progresnya tetap sekitar 15 persen.

Untuk Desa Pulau Mandangin dan Desa Jatra Timur, kata Fajar, pembangunan belum dimulai lantaran tetap dalam proses peninjauan letak dan terdapat letak nan belum melakukan perjanjian dengan pekerja. Pembangunan KNMP tersebut ditargetkan rampung sebelum akhir tahun ini.

“Yang sudah ada progres pembangunan KNMP ini baru di Desa Dharma Camplong dengan progres 67 persen dan Desa Bire tengah 15,6 persen. Sedangkan Desa Jatra Timur dan Desa Pulau Mandangin ini tetap nol progres,” kata Fajar, Kamis (8/10/2026).

Dia menjelaskan, pagu anggaran pembangunan KNMP ditentukan langsung oleh pemerintah pusat dan nominalnya berbeda di setiap lokasi. Untuk di Desa Dharma Camplong, pagu anggarannya sebesar Rp3.179.942.000. Pekerjaan tersebut dilaksanakan CV Ridho Karya nan bertempat tinggal di Jalan Pemuda Bahari Nomor 06, Sampang.

Sementara pembangunan KNMP di Desa Bira Tengah mempunyai pagu anggaran Rp2.336.085.432. Pekerjaan tersebut dilaksanakan CV Kometro Mega Solusi nan bertempat tinggal di Desa Temandang, Tuban, Jawa Timur.

“Kalau nan dua letak lainnya ini belum pelaksanaan, jadi saya juga belum tahu anggaran dan pelaksananya, lantaran memang belum ada papan kegiatannya,” ungkapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Penjabat (Pj) Kepala Desa Pulau Mandangin, Anam, membenarkan bahwa pembangunan KNMP di desanya hingga sekarang belum dimulai. Menurutnya, beberapa waktu lampau letak itu baru disurvei oleh pihak mengenai dari Pemprov Jatim berbareng pelaksana.

“Belum digarap, nan kemaren baru survei dari Perikanan propinsi dan kontraktornya dari Jakarta,” tuturnya. (sub/zul)

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0