Perebutkan Piala DRT The Big Family, Festival Banjari Sumenep Siapkan Hadiah Rp10 Juta Plus

16 jam yang lalu 5

Sumenep, Penamadura.com – DRT Gemar Bersholawat menggelar Festival Banjari Al-Habsyi se-Kabupaten Sumenep untuk memperebutkan Piala DRT The Big Family. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 sekaligus wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan produktivitas seni Islami.

Festival dijadwalkan berjalan pada 22–25 Oktober 2026 di Pondok Pesantren Al-Islamiyah, Desa Pakondang, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Sementara malam puncak dijadwalkan pada 30 Oktober 2026 di Lapangan Banasare, Kecamatan Rubaru, dengan menghadirkan Majelis Sholawat At-Taufiq dari Kabupaten Sampang.

Ketua Panitia, Imam Mustain R., mengatakan pagelaran tersebut tidak sekadar menjadi arena perlombaan musik Islami, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan dan menjaga tradisi bersholawat di tengah masyarakat.

“Melalui Festival Banjari Al-Habsyi ini, kami mau menghadirkan aktivitas positif nan bisa menyatukan para pecinta shalawat. Bukan hanya mengejar kemenangan, tetapi juga mempererat ukhuwah Islamiyah dan menjaga tradisi seni Islami agar tetap hidup di tengah masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, momentum Hari Santri Nasional perlu diisi dengan aktivitas positif nan bisa menumbuhkan karakter, kedisiplinan, sportivitas, dan semangat kebersamaan di kalangan generasi muda.

Karena itu, pagelaran ini diharapkan menjadi ruang bagi golongan banjari untuk menunjukkan keahlian terbaik sekaligus memperluas silaturahmi antarpeserta dari beragam wilayah di Kabupaten Sumenep.

Panitia menyediakan bingkisan duit tunai Rp10 Juta lebih, trofi, dan piagam penghargaan bagi para pemenang. Juara pertama bakal memperoleh Rp5 juta, juara kedua Rp3 juta, dan juara ketiga Rp1,5 juta.

Selain kategori utama, panitia juga menyediakan penghargaan unik Best Jingle dengan bingkisan Rp1 juta beserta piagam penghargaan.

Perebutan Piala DRT The Big Family diharapkan mendorong setiap golongan mempersiapkan penampilan terbaik, mulai dari adab, kekompakan, kreativitas, hingga kualitas lantunan sholawat.

Meski demikian, Imam menegaskan bahwa nilai utama pagelaran bukan semata-mata kemenangan, melainkan semangat persaudaraan dan kecintaan kepada Rasulullah SAW.

“Kami berambisi seluruh peserta dapat berkompetisi secara sehat, menjaga adab, dan menjunjung tinggi sportivitas. Mari kita jadikan pagelaran ini sebagai kesempatan untuk belajar, berbagi pengalaman, serta memperkuat persaudaraan melalui shalawat,” tuturnya.

Festival Banjari Al-Habsyi Piala DRT The Big Family terbuka untuk kategori umum di wilayah Kabupaten Sumenep. Panitia membatasi peserta sebanyak 20 grup, dengan maksimal 10 orang dalam setiap kelompok.

Pendaftaran dibuka mulai 9 hingga 19 Oktober 2026 dengan biaya Rp100 ribu per grup. Berdasarkan info panitia, setiap grup juga mendapatkan satu slop rokok DRT Exclusive sesuai ketentuan nan berlaku.

Calon peserta dapat menghubungi panitia melalui WA 0878-1571-5673 untuk memperoleh info lebih lanjut mengenai persyaratan, pendaftaran, dan teknis perlombaan.

Sementara itu, technical meeting dijadwalkan pada 20 Oktober 2026 di Ayoka Cafe. Pertemuan tersebut bakal membahas ketentuan lomba dan teknis penampilan nan kudu dipahami seluruh peserta.

Dalam perlombaan, setiap grup diwajibkan membawakan satu lagu sholawat dan menampilkan jingle bertema “Dhuana Reng Toa (DRT)”. Durasi penampilan maksimal 15 menit, termasuk pemeriksaan bunyi alias sound check.

Peserta juga diwajibkan membawa peralatan sendiri sesuai ketentuan panitia. Seluruh peserta kudu mematuhi patokan perlombaan, sedangkan keputusan majelis juri dinyatakan tidak dapat diganggu gugat.

Melalui aktivitas ini, DRT Gemar Bersholawat membujuk golongan banjari dan masyarakat untuk menyemarakkan Hari Santri Nasional 2026 melalui syiar keagamaan, kreativitas, dan persaudaraan.

Panitia berambisi pagelaran tersebut tidak hanya melahirkan para juara, tetapi juga memperkuat kecintaan generasi muda terhadap sholawat serta menjaga keberlangsungan seni banjari sebagai bagian dari tradisi keislaman di Kabupaten Sumenep.

Dengan kuota terbatas hanya 20 grup, golongan banjari nan berkeinginan diimbau segera mendaftarkan diri sebelum penutupan pendaftaran pada 19 Oktober 2026.

Views: 1

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0