Said Abdullah Pimpin Bakti Sosial PDI Perjuangan Jatim di Malang

4 hari yang lalu 8

KORANMADURA.COM – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menyalurkan 1.000 paket sembako kepada kaum Marhaen dan memberikan santunan kepada anak yatim dalam aktivitas hormat sosial berjudul Pertalian Cinta DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Bersama Masyarakat Kabupaten Malang, Jumat, 9 Oktober 2026.

Kegiatan nan dipimpin langsung Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah itu berjalan di laman Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, Desa Mojosari, Kecamatan Kepanjen.

Agenda tersebu dirangkai dengan peletakan batu pertama pembangunan Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani, serta konsolidasi internal nan melibatkan seluruh pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se-Kabupaten Malang.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang Didik Gatot Subroto mengatakan aktivitas tersebut merupakan corak kepedulian partai terhadap masyarakat, khususnya golongan nan memerlukan perhatian dan dukungan.

“Bagi kami, hormat sosial bukan sekadar membagikan bantuan. Ini adalah ikhtiar untuk merawat kebersamaan dan memastikan bahwa semangat gotong royong tetap hidup di tengah masyarakat. Kaum Marhaen dan anak-anak yatim menjadi bagian krusial dari perhatian kami,” ujar laki-laki nan lebih berkawan disapa Sam Didik itu.

Sementara Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang Abdul Qodir mengatakan Pertalian Cinta tidak sekadar menjadi tema kegiatan, tapi juga dimaknai sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat.

Politisi nan juga menjabat Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang itu menyebut nilai tersebut sejalan dengan pesan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri tentang pentingnya kepedulian terhadap sesama.

“Pertalian Cinta adalah tentang gimana perjuangan menemukan wajah kemanusiaannya. Saya memandang nilai itu tercermin dalam karakter kepemimpinan Buya Said Abdullah nan konsisten melakukan dengan tulus dan penuh perhatian kepada sesama. Bagi kami, cinta bukan sekadar kata, melainkan kesediaan untuk hadir, peduli, dan berbagi,” tutur Adeng, sapaan akrabnya.

Menurut dia, kepedulian terhadap masyarakat mini alias wong cilik merupakan bagian dari nilai ideologis PDI Perjuangan nan perlu diwujudkan melalui tindakan nyata.

“Ideologi tidak cukup hanya diucapkan di mimbar, tetapi kudu hidup dalam tindakan. Ketika kaum Marhaen diperhatikan, anak yatim disantuni, dan sarana pendidikan dibangun, di situlah nilai perjuangan diterjemahkan menjadi pengabdian nyata, itulah kira kira pesan moral dari giat hari ini nan hendak disampaikan Buya (Said Abdullah) kepada kami di bawah,” tegasnya.

Peletakan batu pertama pembangunan Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani oleh Said Abdullah menjadi salah satu agenda nan diharapkan memberikan faedah jangka panjang bagi masyarakat.

Adapun konsolidasi internal dilakukan untuk memperkuat soliditas organisasi dan menyatukan langkah seluruh struktur partai di Kabupaten Malang. (*)

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0