Terseret Kasus Penipuan Emas Now, Nopek Novian Buka Suara dan Ngaku Baru Dibayar 5 Persen

1 hari yang lalu 4
Terseret Kasus Penipuan Emas Now, Nopek Novian Buka Suara dan Ngaku Baru Dibayar 5 Persen

PORTALMADURA.COM, Jakarta – Komika ternama Nopek Novian akhirnya angkat bicara usai namanya ikut terseret dalam skandal dugaan penipuan investasi Emas Now[cite: 1]. Melalui penjelasan resmi nan diunggah di akun IG pribadinya pada Senin (12/10/2026), pemeran movie Sebelum Dijemput Nenek ini meluruskan posisinya serta membeberkan kebenaran di kembali kerja sama profesionalnya dengan pihak perusahaan[cite: 1].

Pria berjulukan original Arif Novianto tersebut secara tegas membantah mempunyai keterlibatan dalam manajemen maupun penikmatan untung atas biaya investasi para korban. Ia menekankan bahwa statusnya murni sebatas tenaga promosi.

“Saya menyampaikan penjelasan ini agar masyarakat mendapatkan gambaran nan jelas mengenai posisi dan keterlibatan saya dalam kerja sama tersebut. Keterlibatan saya semata-mata dalam kapabilitas ahli sebagai Brand Ambassador berasas perjanjian kerja nan telah disepakati,” ujar Nopek.

Honor Kontrak Baru Dibayar 5 Persen

Dalam keterangannya, Nopek mengungkapkan bahwa dia terikat perjanjian kerja sama sebagai Brand Ambassador (BA) Emas Now selama satu tahun, terhitung sejak 22 Mei 2026 hingga 22 Mei 2027. Namun, hingga kasus dugaan penipuan ini meledak ke publik, dia mengaku baru menerima sebagian mini dari kewenangan pembayaran honornya.

“Selama masa perjanjian tersebut, saya baru menerima pembayaran sebesar 5 persen dari total nilai perjanjian nan semestinya saya terima. Berbagai janji pelunasan nan disampaikan oleh tenaga kerja perusahaan tidak pernah direalisasikan,” tegasnya.

Ia juga menambahkan tidak pernah memegang alias mengelola biaya konsumen, apalagi mengantongi untung alias dividen dari operasional Emas Now.

Tidak Pernah Bertemu Pemilik Emas Now

Fakta lain nan diungkapkan Nopek adalah minimnya akses komunikasi langsung dengan jejeran manajemen puncak Emas Now. Selama menjalankan tugas promosi, Nopek berbareng tim manajemennya mengaku tak pernah berhadapan langsung alias diberi kontak pribadi pemilik perusahaan.

“Saya berbareng tim telah berulang kali berupaya meminta kesempatan untuk berkomunikasi secara langsung. Bahkan, kami telah meminta nomor telepon pribadi pemilik Emas Now, tetapi permintaan tersebut tidak pernah dipenuhi,” bebernya. Seluruh koordinasi harian hanya dijembatani melalui perantara perwakilan perusahaan.

Sampaikan Empati dan Dukung Proses Hukum

Atas kekacauan nan terjadi, Nopek turut menyampaikan rasa simpati mendalam dan permohonan maaf kepada para konsumen nan menjadi korban.

“Sepurane sing akeh bwos (Mohon maaf nan sebesar-besarnya),” tulis Nopek mengekspresikan penyesalannya atas situasi jelek nan menimpa publik.

Ia mengakhiri klarifikasinya dengan menyampaikan angan agar abdi negara penegak norma segera menuntaskan kasus penipuan ini secara adil, memulihkan hak-hak finansial para korban, serta menjatuhkan balasan setimpal kepada pihak pengelola nan bertanggung jawab.


Rangkuman penjelasan publik ini disajikan kembali oleh portalmadura.com sebagai bagian dari pemenuhan kewenangan info masyarakat mengenai perkembangan kasus Emas Now.

Navigasi pos

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0