Tiga Perusahaan Asing Akan Investasi di Bangkalan, Kebutuhan Lahan Kurang 3.000 Hektare

4 hari yang lalu 9
Investasi(KM/IST) RIZAL MORIS: Kepala DPMPTSP Bangkalan.

KABAR MADURA | Rencana investasi tiga perusahaan asing di Bangkalan tetap terkendala kesiapan lahan. Dari total kebutuhan 3.500 hektare untuk pembangunan pabrik, baru 500 hektare nan sukses ditemukan.

Artinya, Bangkalan tetap kudu menyediakan 3.000 hektare lahan tambahan agar rencana investasi tersebut bisa direalisasikan.

Selain persoalan lahan, proses perizinan juga belum berjalan. Hingga kini, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bangkalan belum menerima pengajuan izin dari ketiga perusahaan tersebut.

Kepala DPMPTSP Bangkalan, Rizal Moris, mengatakan, pihaknya tetap menunggu perkembangan rencana investasi itu, termasuk kepastian pengajuan perizinan dari masing-masing perusahaan.

“Pengajuan izin saat ini belum masuk ke kami, jadi sementara ini tetap menunggu juga” ujarnya, Jumat (9/10/2026).

Ketiga perusahaan itu memerlukan lahan dengan total luas sekitar 3.500 hektare. Namun, kata Rizal, lahan nan sesuai dengan kebutuhan baru teridentifikasi sekitar 500 hektare.

“Mereka tetap mencari lahan nan sesuai, tetap kurang 3.000 hektare,” jelasnya.

Rizal menjelaskan, rencana investasi tersebut berangkaian dengan proyek strategis nasional (PSN). Sejumlah wilayah nan berpotensi menjadi letak pengembangan area industri di antaranya Socah, Kamal, dan Bangkalan.

Meski demikian, lanjutnya, letak pasti pembangunan pabrik belum ditetapkan. Penentuan letak tetap berjuntai pada kesesuaian lahan dengan kebutuhan perusahaan. Tidak menutup kemungkinan, pencarian lahan juga bakal diperluas ke wilayah lain untuk memenuhi kebutuhan investasi tersebut.

“Kemungkinan nantinya untuk memenuhi kebutuhan lahannya di antaranya wilayah Socah, Kamal dan Bangkalan, alias juga kelak bisa saja bertambah,” ungkapnya. (fik/zul)

Iklan Madura United

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0