portalmadura.com, JAKARTA – Pergerakan nilai minyak kelapa sawit mentah alias Crude Palm Oil (CPO) pada perdagangan Senin, 12 Oktober 2026, menunjukkan tren positif. Berdasarkan info resmi Kementerian Perdagangan (Kemendag), Harga Referensi (HR) CPO untuk periode Oktober 2026 berada pada posisi US$ 1.042,15 per metrik ton (MT).
Capaian nilai tersebut mencatatkan kenaikan sebesar 3,44 persen jika dibandingkan dengan periode September 2026. Penguatan nilai di pasar dunia ini dipicu oleh peningkatan permintaan dari negara-negara importir utama serta dinamika pasokan sawit dunia.
Penetapan nilai referensi ini didasarkan pada rata-rata pergerakan di tiga bursa komoditas utama dunia, ialah Bursa CPO Indonesia, Bursa CPO Malaysia, dan Pasar Pelabuhan Rotterdam.
Seiring dengan lonjakan nilai referensi tersebut, pemerintah menetapkan penyesuaian tarif Bea Keluar (BK) CPO menjadi US$ 178 per MT. Sementara itu, untuk Pungutan Ekspor (PE) nan dikelola oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) ditetapkan sebesar 12,5 persen dari HR CPO, alias setara dengan US$ 130,269 per MT.
Kenaikan nilai CPO dunia ini berakibat positif terhadap kestabilan nilai Tandan Buah Segar (TBS) di tingkat petani kelapa sawit Indonesia, sekaligus meningkatkan penerimaan negara dari sektor ekspor komoditas kelapa sawit.
Masyarakat dan pelaku industri dapat terus memantau pembaruan pergerakan nilai komoditas pasar secara berkala melalui saluran buletin terpercaya di portalmadura.com.

1 hari yang lalu
4








English (US) ·
Indonesian (ID) ·