Warga Pamolokan Sumenep Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Lakukan Penyelidikan

6 hari yang lalu 14

Aparat kepolisian saat mengevakuasi jenazah MR di Desa Pamolokan, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep. (KLIKMADURA)

SUMENEP || KLIKMADURA – Seorang laki-laki berinisial MR (37), penduduk Desa Pamolokan, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, ditemukan meninggal bumi di rumahnya, Rabu (7/10/2026) malam.

Korban ditemukan di rumah nan berada di Jalan HP Kusuma, RT 003/RW 002, Desa Pamolokan, sekitar pukul 20.30 WIB.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh orang tua korban, Suharto. Sekitar pukul 19.00 WIB, Suharto pulang dari aktivitas tahlilan dan memandang rumah korban dalam kondisi gelap lantaran lampu tidak menyala.

Suharto kemudian mengetuk pintu rumah beberapa kali. Namun, tidak ada respons dari dalam rumah.

Sekitar pukul 20.30 WIB, Suharto kembali mendatangi rumah korban berbareng keponakannya dan Ketua RT setempat. Karena korban tetap tidak memberikan respons, Ketua RT kemudian membuka jendela rumah.

Dari jendela tersebut, korban terlihat sudah dalam kondisi meninggal dunia. Kejadian itu kemudian dilaporkan kepada Polsek Sumenep Kota.

Petugas Polsek Sumenep Kota berbareng personel Polresta Sumenep langsung mendatangi lokasi. Polisi melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan sejumlah saksi, serta melakukan penyelidikan mengenai peristiwa tersebut.

Berdasarkan keterangan keluarga, sehari sebelum ditemukan meninggal, tepatnya Selasa (6/10/2026) sekitar pukul 14.00 WIB, korban sempat datang ke rumah orang tuanya nan berada tidak jauh dari rumahnya.

Saat itu, korban mengeluhkan sakit pada bagian belakang kepala. Korban kemudian meminta obat dan roti kepada keluarganya.

Sejumlah personel nan mendatangi TKP. Di antaranya, Kapolsek Sumenep Kota AKP Agus Rusdiyanto, personel Pamapta dan piket Reskrim Polresta Sumenep dan Tim Inafis Polresta Sumenep.

Kemudian, Kanit Reskrim Polsek Sumenep Kota Aiptu Nurul Huda S.N., S.H. beserta anggota, Kanit Intel Polsek Sumenep Kota, serta personel SPKT Polsek Sumenep Kota.

Polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk orang tua korban, untuk mengetahui rangkaian kejadian sebelum korban ditemukan meninggal dunia.

Kapolsek Sumenep Kota AKP Agus Rusdiyanto mengatakan, berasas pemeriksaan awal di letak dan keterangan keluarga, pihak family menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah.

Keluarga juga menyatakan tidak menghendaki dilakukan pemeriksaan medis berupa visum maupun autopsi luar terhadap jenazah.

“Petugas telah mendatangi TKP, melakukan pemeriksaan awal, meminta keterangan saksi, serta melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi kejadian. Dari pihak family menyampaikan bahwa korban meninggal bumi dan family telah mengikhlaskan serta tidak menghendaki dilakukan visum alias autopsi luar,” ujarnya.

Meski family telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah, kepolisian tetap melakukan langkah penyelidikan sesuai prosedur untuk memastikan tidak terdapat unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut. (nda)

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0